Anak saya Nazwa sering sekali mengalami mimisan hampir setiap sebulan sekali selalu mimisan, saya khawatir sekali untung saya dapat artikel dari teman seperti dibawah ini :
Mimisan bukan penyakit, melainkan kondisi akibat pecahnya pembuluh darah di rongga hidung. Tidak sedikit anak yang mengalami mimisan dari waktu ke waktu.
Umumnya, pencetusnya adalah perbedaan suhu udara yang mencolok. Tapi, bisa juga ini karena perbedaan tekanan udara yang mendadak, sering pilek, atau iritasi gas.
Misalnya, pagi atau siang hari, anak bermain di luar ruangan, padahal udara sangat panas atau matahari bersinar terik. Sehabis itu, ia masuk ke kelas yang ber-AC. Jadi, umumnya mimisan tidak berbahaya dan anak tidak akan mimisan lagi setelah lulus SD.
Apa yang harus dilakukan? Mimisan memang tampak mengerikan, namun jarang sekali ada mimisan yang serius. Bahkan, biasanya mimisan berhenti dengan sendirinya. Berikut daftar ’Do’s and Dont’s - nya:
Do:
1. Tetap tenang.
2. Minta anak duduk atau berdiri. Kepalanya didongakkan sedikit ke depan. Kalau sudah besar, minta dia membuang ‘ingus’-nya.
3. Tekan bagian bawah hidung dengan jempol dan telunjuk selama 10 menit. Kalau sudah besar, anak bisa kok melakukannya sendiri. Setelah itu, lepas dan amati apakah perdarahan masih berlangsung. Tindakan penekanan ini bisa diulang sampai 3 kali. Bila perdarahan masih terus berlangsung, hubungi dokter.
Don't:
1. Jangan panik. Kepanikan Anda hanya akan membuat anak merasa cemas.
2. Jangan biarkan ia berbaring atau menengadah ke belakang.
3. Jangan masukkan tisu, kapas atau kain kasa ke rongga hidung untuk menghentikan perdarahan.
Kapan harus cemas dan menghubungi dokter?
1. Jika menurut Anda, perdarahan terlalu banyak (ingat ya, perdarahan dari hidung selalu tampak berlebihan di mata orangtua!).
2. Bila darah berasal dari mulut atau keluar saat anak batuk, atau jika ia muntah dan muntahan berwarna seperti kopi.
3. Anak tampak sangat pucat, berkeringat dingi,n atau kurang berespons terhadap lingkungan.
4.Mimisan sangat sering dan hidungnya sejak lama terasa ’bumpet’ alias tersumbat. Mungkin ini pertanda pembuluh darahnya kecil-kecil dan mudah rapuh.
Haruskah di-rontgen? Kalaupun dibawa ke dokter, belum tentu si kecil harus di-rontgen. Ini karena sebenarnya tidak ada indikasi untuk melakukan hal ini. Tanyakan pada dokter apa indikasi rontgen. Bagaimanapun, ada radiasi saat anak di-rontgen. Katakanlah dokter mencurigai adanya sinusitis sekalipun, rontgen bukanlah tindakan diagnosis yang harus diambil.
Rabu, 21 Desember 2011
My Live
Saya adalah seorang istri, ibu rumah tangga sekaligus wanita karir. Saya memiliki seorang suami dan satu orang anak yang lucu, imut menggemaskan dan cantik (menurut saya :D). Suami saya seorang wiraswasta di bidang bahan kimia sedangkan saya bekerja di dunia pendidikan dibagian adm akademik, kami bekerja sudah cukup lama dalam bidang dan profesi masing-masing. Kami keluarga kecil yang sederhana dan cukup dalam menjalani kehidupan dunia. Jika Alloh mengijinkan kami berencana akan memilik 2 orang anak yang lucu-lucu, imut menggemaskan yang bisa jadi kebanggan keluarga dan masyarakat sekitar, semoga Alloh memberikan satu pasang anak buat kami ... amin amin amin.
Kegiatan saya selain sebagai seorang istri, ibu rumah tangga, dan seorang ibu saya juga sedang belajar kembali di Politeknik LP3i, bidang yang saya ambil adalah Komputer Akutansi. mudah-mudahan ini bisa menjadi langkah awal untuk mendapatkan kesuksesan dalam karir masa depan yang sedang saya jalani.
Bermimpilah dan berharaplah setinggi-tingginya dan jangan takut untuk jatuh karena dalam mimpi dan harapan yang kita inginkan tercipta sebuah pribadi kuat untuk mencapainya
Keluarga menjadi prioritas utama bagiku, untuk itu Saya membutuhkan DUKUNGAN, PENGERTIAN dan KEPERCAYAAN sepenuhnya dari kalian keluarga kecilku I LOVE YOU ...my Little Family :)
Langganan:
Postingan (Atom)
